Sebaran Kasus COVID-19 di Kabupaten Temanggung

Dalam rangka penanganan COVID yang lebih baik, saat ini dilakukan proses integrasi data Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Temanggung, maka infografis yang biasanya kami tampilkan dilakukan penyesuaian, terima kasih.

Update terakhir pada 28-01-2022 (Data dapat berubah sewaktu-waktu)

3

KONFIRMASI SAAT INI

11,882

TOTAL KONFIRMASI

564

TOTAL MENINGGAL

NO KECAMATAN TERKONFIRMASI SAAT INI TOTAL TERKONFIRMASI TOTAL SEMBUH TOTAL MENINGGAL
1 Warga TMG di RS luar TMG 0 143 132 11
2 CANDIROTO 0 581 567 14
3 KRANGGAN 0 840 796 44
4 TLOGOMULYO 1 274 267 6
5 SELOPAMPANG 1 299 289 9
6 BANSARI 0 151 144 7
7 KLEDUNG 0 155 148 7
8 BEJEN 0 479 459 20
9 WONOBOYO 0 242 234 8
10 TRETEP 0 100 97 3
11 JUMO 1 368 351 16
12 NGADIREJO 1 630 586 43
13 BULU 0 596 568 28
14 TEMBARAK 0 309 297 12
15 TEMANGGUNG 0 2,978 2,844 134
16 PRINGSURAT 0 802 770 32
17 KALORAN 0 461 426 35
18 KANDANGAN 0 533 507 26
19 KEDU 0 678 648 30
20 PARAKAN 0 1,015 948 67
21 GEMAWANG 0 242 230 12

Infografis

Berita COVID-19

Berita Terkait COVID-19

Jelang Panen Tembakau, Pemkab Pastikan Pedagang Sudah Divaksin Covid

Temanggung - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menargetkan vaksinasi Covid-19 sebanyak 554.126 orang. Hingga saat ini, terealisasi diangka 15,19 persen atau sekitar 94.868 orang yang sudah disuntik vaksin.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Temanggung, Dwi Sukarmei, Kamis (5/8/2021) mengatakan target vaksinasi terhadap tenaga kesehatan sebanyak 3.908 orang sudah tercapai seratus persen. 

Namun bagi pelayan publik dari target 47.527 orang, baru divaksin 60 persen. Untuk sasaran usia lanjut dari target 84.783, baru tercapai 30 persen. Vaksinasi bagi masyarakat rentan umum dari target 417.908, capaiannya baru 1,41 persen. Sedangkan vaksin remaja, dari umur 12 sampai 17 tahun, dari target 71.205 baru divaksin 344 orang atau 0,46 persen.

"Memang kalau dilihat dari capaian ini, remaja masih menduduki peringkat yang cukup rendah. Untuk itu, mulai Kamis (6/8/2021) sampai 19 Agustus 2021 mendatang, kami akan genjot target-target yang masih rendah tersebut, dan minggu depan targetnya 20 persen sudah tercapai,” katanya. 

Guna mendukung percepatan vaksinasi, Pemkab Temanggung telah mempersiapkan Pendopo Pangayoman, Graha Bhumi Phala dan Puskesmas yang tersebar ditiap kecamatan sebagai tempat dilakukannya vaksinasi.

Terkait jumlah stok vaksin, Dwi Sukarmei menyebutkan tidak kurang dari 20.000 dosis dari Pemkab siap diedarkan. Selain itu, tambahnya, percepatan vaksinasi juga dibantu oleh Polres Temanggung yang saat ini juga sudah menggelar Vaksinasi Merdeka dengan menyasar 36.000 warga, serta  vaksinasi yang dilakukan oleh Kodim 0706 Temanggung.

"Dinas Kesehatan akan memperketat protokol kesehatan, karena pelaksanaan vaksinasi pada beberapa hari kedepan akan mencapai peserta yang sangat besar, dan agar tidak malah menimbulkan kerumunan,” pungkasnya. (MC.TMG/fr;ekp)

Vaksinasi di Temanggung Capai 94.868 Orang

Temanggung - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menargetkan vaksinasi Covid-19 sebanyak 554.126 orang. Hingga saat ini, terealisasi diangka 15,19 persen atau sekitar 94.868 orang yang sudah disuntik vaksin.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Temanggung, Dwi Sukarmei, Kamis (5/8/2021) mengatakan target vaksinasi terhadap tenaga kesehatan sebanyak 3.908 orang sudah tercapai seratus persen. 

Namun bagi pelayan publik dari target 47.527 orang, baru divaksin 60 persen. Untuk sasaran usia lanjut dari target 84.783, baru tercapai 30 persen. Vaksinasi bagi masyarakat rentan umum dari target 417.908, capaiannya baru 1,41 persen. Sedangkan vaksin remaja, dari umur 12 sampai 17 tahun, dari target 71.205 baru divaksin 344 orang atau 0,46 persen.

"Memang kalau dilihat dari capaian ini, remaja masih menduduki peringkat yang cukup rendah. Untuk itu, mulai Kamis (6/8/2021) sampai 19 Agustus 2021 mendatang, kami akan genjot target-target yang masih rendah tersebut, dan minggu depan targetnya 20 persen sudah tercapai,” katanya. 

Guna mendukung percepatan vaksinasi, Pemkab Temanggung telah mempersiapkan Pendopo Pangayoman, Graha Bhumi Phala dan Puskesmas yang tersebar ditiap kecamatan sebagai tempat dilakukannya vaksinasi.

Terkait jumlah stok vaksin, Dwi Sukarmei menyebutkan tidak kurang dari 20.000 dosis dari Pemkab siap diedarkan. Selain itu, tambahnya, percepatan vaksinasi juga dibantu oleh Polres Temanggung yang saat ini juga sudah menggelar Vaksinasi Merdeka dengan menyasar 36.000 warga, serta  vaksinasi yang dilakukan oleh Kodim 0706 Temanggung.

"Dinas Kesehatan akan memperketat protokol kesehatan, karena pelaksanaan vaksinasi pada beberapa hari kedepan akan mencapai peserta yang sangat besar, dan agar tidak malah menimbulkan kerumunan,” pungkasnya. (MC.TMG/fr;ekp)

Kodim Temanggung Bagikan Ratusan Paket Obat Untuk Warga Isoman

Temanggung - Kodim 0706 Temanggung membagikan ratusan paket obat gratis Covid-19 untuk warga yang tengah menjalani isolasi mandiri (isoman). 

Diharapkan, dengan bantuan obat ini warga yang tengah menjalani isoman bisa tercukupi kebutuhan obat-obatan dan vitaminnya serta segera bisa sembuh. 

“Kita bagikan sejumlah 760 paket,  distribusinya kita bekerja sama dengan Puskesmas, kita akan bagikan sesuai dengan anjuran dari Puskesmas," kata Komandan Kodim 0706 Temanggung Letkol Czi Kurniawan Hartanto, yang ditemui di Makodim setempat, Kamis (5/8/2021). 

Dandim menyebutkan ada tiga jenis paket obat, yakni pertama untuk Orang Tanpa Gejala (OTG), kemudian paket kedua untuk yang demam, dan paket ketiga bagi yang memiliki batuk ringan.

"Setiap paket ada obat anti virusnya dan vitamin dosis tinggi," kata Dandim.

"Saya berharap kepada masyarakat yang tengah isoman mau menerima paket obat gratis tersebut,” harapnya. 

Salah satu lokasi tempat pembagian paket obat untuk isoman ini adalah   Sendangweru, Kelurahan Walitelon Selatan, Kecamatan Temanggung. Di tempat ini, pembagian obat dilakukan langsung oleh petugas dari Koramil Temanggung. 

Menurut Danramil Temanggung, Kapten Inf Eddy Hartono pihaknya mendapat jatah mendistribusikan 110 paket obat untuk wilayah Kecamatan Temanggung dan Tlogomulyo.

"Hari ini kami mendistribusikan paket obat, antara lain kepada masyarakat yang tengah isoman di daerah Sendangweru, Kelurahan Walitelon Selatan, Kecamatan Temanggung. Di daerah tersebut ada lima warga yang menjalani isoman," katanya yang ditemui disela-sela pembagian obat. 

Sementara itu, salah satu warga Sendangweru yang menerima paket obat, Tri Sukmo (41), mengaku sangat berterima kasih kepada Kodim Temanggung dan pihak Puskesmas yang telah membantu paket obat-obatan untuk dirinya.

“Saya sangat berterima kasih dikondisi tengah menjalani isoman  masih ada yang peduli, semoga dengan obat ini saya semakin cepat sembuh dan beraktifitas lagi,” pungkasnya. (MC.TMG/dn;ekp)

Vaksinasi Merdeka Candi Digelar Serentak

Temanggung,- Jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggelar Vaksinasi Merdeka Candi dalam rangka menyambut momentum HUT Kemerdekaan ke-76 RI. Vaksinasi ini dilaksanakan untuk membantu pemerintah, mengingat angka Covid-19 di Indonesia masih cukup tinggi, sehingga diperlukan upaya untuk menekan laju pertumbuhan dan menyelamatkan masyarakat. 

Kapolres Temanggung AKBP Burhanuddin mengatakan, pelaksanaan Vaksinasi Merdeka Candi digelar mulai 5 Agustus hingga 17 Agustus 2021. Pelaksanaan selain dipusatkan di Pendopo Pengayoman dan klinik Polres Temanggung juga dilaksanakan di 26 Puskesmas yang ada di Kabupaten Temanggung. 

"Polres Temanggung melaksanakan Vaksinasi Merdeka Candi, dengan target dari vaksinasi ini sehari sebanyak warga dari 26 Puskesmas, kemudian terpusat di Pendopo Pengayoman dan di klinik Polres. Adapun sasaran vaksinasi ini adalah kelompok masyarakat, Ormas, pesantren, petani tembakau. Harapannya selama sembilan hari kita dapat melaksanakan sebanyak 36 ribu masyarakat yang bisa divaksin," ujarnya di Pendopo Pengayoman, Komplek Rumah Dinas Bupati Temanggung, Kamis (5/8/2021).

Bupati Temanggung HM Al Khadziq mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi oleh jajaran kepolisian ini. Pemerintah daerah merasa sangat terbantu dalam mencapai target vaksinasi. Lalu dari vaksinasi ini pula diharapkan mampu menekan laju penularan Covid-19. 

"Pemerintah Kabupaten Temanggung mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada institusi Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Pak Kapolri, Pak Kapolda dan Pak Kapolres, yang melaksanakan Operasi Vaksinasi Merdeka Candi. Ini sangat membantu pemerintah daerah mencapai target vaksinasi. Dengan vaksinasi yang dilaksanakan oleh Polri ini, juga menambah kepercayaan diri masyarakat untuk berani divaksin," kata Bupati.

Agus (20), salah satu warga peserta vaksin mengaku cukup lega akhirnya dirinya bisa divaksin. Ia yakin dengan telah divaksin bisa meminimalisir penularan Covid-19, atau setidaknya bisa meningkatkan imunitas tubuh. 

Meski begitu, dia tetap akan menjalankan protokol kesehatan sebagai upaya kehati-hatian sebab pandemi belum usai.

"Terimakasih untuk kepolisian dan pemerintah sudah ada vaksinasi gratis untuk masyarakat. Saya lega sudah divaksin, dan akan tetap menjalankan protokol kesehatan. Biar bagaimanapun kita tidak boleh lengah, tapi juga jangan terlalu takut. Semoga pandemi cepat berlalu, kami rindu kehidupan normal," katanya.(MC.TMG/ar;ekp)

Gubernur Ganjar Apresiasi Upaya Penanganan Covid-19 di Temanggung

Temanggung, - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengapresiasi upaya penanganan Covid-19 di Kabupaten Temanggung. Hal itu diungkapkan Ganjar setelah mengunjungi Puskesmas Dharmorini, RSUD Temanggung dan lokasi karantina di BLK Maron, Kamis (15/7/2021). 

Selain Bupati HM Al Khadziq, turut mendampingi Gubernur adalah Wakil Bupati Heri Ibnu Wibowo, Kapolres AKBP Burhanuddin, Dandim 0706 Letkol CZi Kurniawan Hartanto, dan Kajari Sunanto. 

Di Puskesmas Dharmorini, orang nomor satu di Pemprov Jateng ini mengecek vaksinasi di Puskesmas tersebut. Bahkan sempat berbincang dengan beberapa warga, salah satunya Tatang yang mengaku senang divaksin untuk kesehatannya. Begitu pula saat mengunjungi RSUD Temanggung ia melihat telah dibuat skenario-skenario tambahan, jika terjadi lonjakan. Pasokan oksigen aman dan tempat isolasi terpusat sudah tersedia dengan kapasitas masih cukup. 

"Rumah sakitnya bagus, saya lihat penanganannya siap. Ada gedung baru yang disiapkan untuk isolasi, skenario paling buruk sudah disiapkan dan ICU juga masih ada ruang. Saya hanya ingin memastikan soal oksigen harus ada PIC yang menangani itu, dan tadi jawabannya bagus, suplai oksigen aman, karena ada kerjasama dengan pihak ketiga yang suplainya lancar," kata Gubernur.

Soal vaksinasi juga diacungi jempol, sebab Puskesmas melakukan upaya jemput bola dan melakukan vaksinasi di desa-desa. Langkah tersebut dinilainya sudah tepat, karena bisa mengurangi kerumunan. 

"Saya hanya titip pesan saja, testing dan tracing jangan kendor. Harus terus ditingkatkan. Jangan takut citra, kalau naik tinggi, karena tes, itu jauh lebih bagus. Semakin banyak kita testing, semakin tahu kondisi rakyat seperti apa, sehingga bisa diantisipasi," tambahnya. 

Di BLK Maron, Gubernur dan Bupati sempat berbincang dari jarak jauh dengan sejumlah warga yang sedang menjalani karantina. Mereka sempat ditanya kira-kira ketularan di mana, bagaimana kondisinya, bagaimana pelayanan selama di karantina, dan diberi semangat agar cepat sembuh. 

Bupati mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan kemungkinan-kemungkinan terjadi lonjakan. Tempat tidur di rumah sakit dilakukan penambahan, ada juga ruang-ruang yang disiapkan sebagai cadangan.

"Termasuk kami melakukan penambahan tempat-tempat isolasi terpusat. Kalau kondisi meningkat tajam, kami juga sudah punya skenario menyiapkan rumah sakit darurat. Untuk vaksinasi terus kami genjot dan testing tracing," kata Bupati.(MC.TMG/ar;ekp)

Rumah Sakit di Temanggung Gotong Royong Sediakan Oksigen

 

Temanggung, Untuk memenuhi kebutuhan oksigen bagi pasien Covid- 19, rumah sakit yang menjadi rujukan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah saling membantu memberikan pasokan oksigen bagi rumah sakit yang membutuhkan. 

Kondisi itu dilakukan karena lonjakan kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19 di seluruh daerah di Jawa Tengah memicu kelangkaan oksigen medis.

Tetty Kurniawati, Plt. Direktur RSUD Temanggung, Sabtu (10/7/2021) mengatakan dalam dua pekan ini terjadi peningkatan kebutuhan oksigen bagi pasien Covid-19. Sehingga membuat ketersediaan oksigen di rumah sakit tidak mencukupi.

"Permasalahan oksigen tidak hanya dialami RSUD Temanggung saja, namun hampir semua rumah sakit di Jawa Tengah mengalami hal yang sama, karena faktor utamanya adalah dari pemasok produksinya tidak mencukupi kebutuhan segini banyak orang yang terpapar Covid-19, permintaan tinggi namun produksinya terbatas," katanya.

Tetty menyebutkan, guna memenuhi kebutuhan oksigen medis empat rumah sakit yang menjadi rujukan pasien Covid-19 saling membantu untuk mengirimkan pasokan oksigen ke rumah sakit yang membutuhkan.

"Kita saling membantu dalam memenuhi kebutuhan oksigen, jika kami kekurangan dan rumah sakit rujukan lainnya ada pasokan kita memintanya, dan sebaliknya. Tadi ini saja kita mendapat 10 tabung oksigen tambahan dari rumah sakit PKU Muhammadiyah. Sehingga ke gotong royongan dalam menyediakan oksigen ini bisa menyelamatkan pasien Covid-19," terangnya.

Guna menambah ketersediaan oksigen, pihak RSUD Temanggung juga sudah mengirimkan seratus tabung untuk dilakukan pengisian ulang oksigen di Krakatau Steel.

"Kita sudah mengirimkan seratus tabung untuk isi ulang oksigen medis ke Krakatau Steel, itu untuk ketersediaan pasokan oksigen," pungkasnya. (MC.TMG/fr;ekp)

Tentang COVID-19

Corona Virus Disease

Apa itu COVID-19?

Corona Virus Disease 2019 atau yang biasa disingkat COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh SARS-CoV-2, salah satu jenis koronavirus. Penderita COVID-19 dapat mengalami demam, batuk kering, dan kesulitan bernafas.

Apakah CCOVID-19 Menular?

YA. Infeksi menyebar dari satu orang ke orang lain melalui percikan (droplet) dari saluran pernapasan yang sering dihasilkan saat batuk atau bersin. Jarak jangkauan droplet biasanya hingga 1 meter. Droplet bisa menempel di benda, namun tidak akan bertahan lama di udara. Waktu dari paparan virus hingga timbulnya gejala klinis antara 1-14 hari dengan rata-rata 5 hari.

Apa Penyebab COVID-19?

Sampai saat ini belum diketahui penyebab dari virus Corona, tetapi diketahui virus ini disebarkan oleh hewan dan mampu menjangkit dari satu spesies ke spesies lainnya, termasuk manusia. Diketahui virus Corona berasal dari Kota Wuhan di China dan muncul pada Desember 2019.

Bagaimana Gejala COVID-19?

Orang yang terinfeksi memiliki gejala ringan seperti demam, batuk, dan kesulitan bernafas. Gejala dapat berkembang menjadi pneumonia berat.

Bagaimana Cara Mencegah?

Tindakan pencegahan untuk mengurangi kemungkinan infeksi antara lain tetap berada di rumah, menghindari bepergian dan beraktivitas di tempat umum, sering mencuci tangan dengan sabun dan air, tidak menyentuh mata, hidung, atau mulut dengan tangan yang tidak dicuci. Segera hubungi Hotline jika Anda mengalami gejala atau memiliki riwayat perjalanan/berpergian dari Negara yang terjangkit.

Lakukan langkah berikut!

- Terapkan etika batuk atau bersin (dengan menutup mulut dan hidung). Jangan meludah sembarangan.
- Bersihkan benda yang sering disentuh.
- Gunakan masker jika Anda sakit dan segera ke fasilitas kesehatan terdekat
- Cuci tangan dengan sabun
- Konsumsi makanan bergizi dan olahraga
- Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang belum dicuci

Rumah Sakit Rujukan

RSUD Temanggung

RSUD Temanggung
Jalan Gajah Mada No. 1A, Sendang, Walitelon Sel., Kec. Temanggung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah 56219 Telp. (0293) 491119

Proses Mencuci Tangan

Siapkan air dan sabun

Cuci telapak tangan

Cuci sela-sela jari

Cuci ibu jari

Cuci punggung tangan

CUci pergelangan tangan

Video Terkait COVID-19


Jangan Mudik ATAU Putar Balik

Jangan Mudik ATAU Putar Balik

Penyemprotan Disinfektan Pasar Ngadirejo (18 Juni

Pembatasan Kegiatan Masyarakat Diperpanjang 14 Har

Gubernur Cek Kesiapan Penutupan Pasar di Temanggun

Bupati Sidak Pasar Modern dan Mini Market (14 Juni

Pasar Ditutup Sementara Untuk Disemprot Disinfekta

Sidak Pasar, Bupati Pastikan Penerapan Protokoler