Sebaran Kasus COVID-19 di Kabupaten Temanggung

Update terakhir pada 28 Juli 2021 (Data dapat berubah sewaktu-waktu)

18

SUSPEK SAAT INI

178

KONFIRMASI DIRAWAT DI RS

468

KONFIRMASI ISOLASI MANDIRI

451

KONFIRMASI MENINGGAL

NO KECAMATAN MENUNGGU HASIL PCR SUSPEK SAAT INI KONFIRMASI DIRAWAT DI RS KONFIRMASI ISOLASI MANDIRI KONFIRMASI MENINGGAL
1 Warga TMG di RS luar TMG 444 18 0 0 0
2 Kedu 20 0 8 29 26
3 Jumo 13 0 5 21 13
4 Temanggung 6 0 48 182 109
5 Kranggan 3 0 11 36 37
6 Bulu 1 0 6 14 29
7 Ngadirejo 0 0 20 14 35
8 Gemawang 0 0 2 13 6
9 Candiroto 0 0 6 22 16
10 Bejen 0 0 10 3 16
11 Wonoboyo 0 0 1 3 3
12 Tretep 0 0 1 3 3
13 Parakan 0 0 28 44 37
14 Kandangan 0 0 10 9 25
15 Kaloran 0 0 5 18 27
16 Pringsurat 0 0 4 12 33
17 Selopampang 0 0 3 6 8
18 Tembarak 0 0 5 6 9
19 Tlogomulyo 0 0 1 13 7
20 Bansari 0 0 2 18 7
21 Kledung 0 0 2 2 5
22 Warga luar TMG di RS TMG 0 0 0 0 0

Zonasi Risiko Covid-19

Zona Risiko Covid-19 14-20 Juni 2021
Zona Risiko Covid-19 31 Mei - 6 Juni 2021
Zona Risiko Covid-19 24-30 Mei 2021
Zona Risiko Covid-19 17-24 Mei 2021
20 MEI, PERKEMBANGAN ZONASI RT
18 MEI, PERKEMBANGAN ZONASI RT
Zona Risiko Covid-19 10-16 Mei 2021
11 MEI, REKAPITULASI PENGINPUTAN PPKM MIKRO KABUPATEN TEMANGGUNG
10 MEI, REKAPITULASI PENGINPUTAN PPKM MIKRO KABUPATEN TEMANGGUNG
Zona Risiko Covid-19 03 - 09 Mei 2021
Zona Risiko Covid-19 26 April 2021 - 02 Mei 2021
Zona Risiko Covid-19 19-25-April-21

Infografis

Berita COVID-19

Berita Terkait COVID-19

Gubernur Ganjar Apresiasi Upaya Penanganan Covid-19 di Temanggung

Temanggung, - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengapresiasi upaya penanganan Covid-19 di Kabupaten Temanggung. Hal itu diungkapkan Ganjar setelah mengunjungi Puskesmas Dharmorini, RSUD Temanggung dan lokasi karantina di BLK Maron, Kamis (15/7/2021). 

Selain Bupati HM Al Khadziq, turut mendampingi Gubernur adalah Wakil Bupati Heri Ibnu Wibowo, Kapolres AKBP Burhanuddin, Dandim 0706 Letkol CZi Kurniawan Hartanto, dan Kajari Sunanto. 

Di Puskesmas Dharmorini, orang nomor satu di Pemprov Jateng ini mengecek vaksinasi di Puskesmas tersebut. Bahkan sempat berbincang dengan beberapa warga, salah satunya Tatang yang mengaku senang divaksin untuk kesehatannya. Begitu pula saat mengunjungi RSUD Temanggung ia melihat telah dibuat skenario-skenario tambahan, jika terjadi lonjakan. Pasokan oksigen aman dan tempat isolasi terpusat sudah tersedia dengan kapasitas masih cukup. 

"Rumah sakitnya bagus, saya lihat penanganannya siap. Ada gedung baru yang disiapkan untuk isolasi, skenario paling buruk sudah disiapkan dan ICU juga masih ada ruang. Saya hanya ingin memastikan soal oksigen harus ada PIC yang menangani itu, dan tadi jawabannya bagus, suplai oksigen aman, karena ada kerjasama dengan pihak ketiga yang suplainya lancar," kata Gubernur.

Soal vaksinasi juga diacungi jempol, sebab Puskesmas melakukan upaya jemput bola dan melakukan vaksinasi di desa-desa. Langkah tersebut dinilainya sudah tepat, karena bisa mengurangi kerumunan. 

"Saya hanya titip pesan saja, testing dan tracing jangan kendor. Harus terus ditingkatkan. Jangan takut citra, kalau naik tinggi, karena tes, itu jauh lebih bagus. Semakin banyak kita testing, semakin tahu kondisi rakyat seperti apa, sehingga bisa diantisipasi," tambahnya. 

Di BLK Maron, Gubernur dan Bupati sempat berbincang dari jarak jauh dengan sejumlah warga yang sedang menjalani karantina. Mereka sempat ditanya kira-kira ketularan di mana, bagaimana kondisinya, bagaimana pelayanan selama di karantina, dan diberi semangat agar cepat sembuh. 

Bupati mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan kemungkinan-kemungkinan terjadi lonjakan. Tempat tidur di rumah sakit dilakukan penambahan, ada juga ruang-ruang yang disiapkan sebagai cadangan.

"Termasuk kami melakukan penambahan tempat-tempat isolasi terpusat. Kalau kondisi meningkat tajam, kami juga sudah punya skenario menyiapkan rumah sakit darurat. Untuk vaksinasi terus kami genjot dan testing tracing," kata Bupati.(MC.TMG/ar;ekp)

Rumah Sakit di Temanggung Gotong Royong Sediakan Oksigen

 

Temanggung, Untuk memenuhi kebutuhan oksigen bagi pasien Covid- 19, rumah sakit yang menjadi rujukan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah saling membantu memberikan pasokan oksigen bagi rumah sakit yang membutuhkan. 

Kondisi itu dilakukan karena lonjakan kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19 di seluruh daerah di Jawa Tengah memicu kelangkaan oksigen medis.

Tetty Kurniawati, Plt. Direktur RSUD Temanggung, Sabtu (10/7/2021) mengatakan dalam dua pekan ini terjadi peningkatan kebutuhan oksigen bagi pasien Covid-19. Sehingga membuat ketersediaan oksigen di rumah sakit tidak mencukupi.

"Permasalahan oksigen tidak hanya dialami RSUD Temanggung saja, namun hampir semua rumah sakit di Jawa Tengah mengalami hal yang sama, karena faktor utamanya adalah dari pemasok produksinya tidak mencukupi kebutuhan segini banyak orang yang terpapar Covid-19, permintaan tinggi namun produksinya terbatas," katanya.

Tetty menyebutkan, guna memenuhi kebutuhan oksigen medis empat rumah sakit yang menjadi rujukan pasien Covid-19 saling membantu untuk mengirimkan pasokan oksigen ke rumah sakit yang membutuhkan.

"Kita saling membantu dalam memenuhi kebutuhan oksigen, jika kami kekurangan dan rumah sakit rujukan lainnya ada pasokan kita memintanya, dan sebaliknya. Tadi ini saja kita mendapat 10 tabung oksigen tambahan dari rumah sakit PKU Muhammadiyah. Sehingga ke gotong royongan dalam menyediakan oksigen ini bisa menyelamatkan pasien Covid-19," terangnya.

Guna menambah ketersediaan oksigen, pihak RSUD Temanggung juga sudah mengirimkan seratus tabung untuk dilakukan pengisian ulang oksigen di Krakatau Steel.

"Kita sudah mengirimkan seratus tabung untuk isi ulang oksigen medis ke Krakatau Steel, itu untuk ketersediaan pasokan oksigen," pungkasnya. (MC.TMG/fr;ekp)

Bupati Temanggung Instruksikan PNS Belanja di Kali lima

Temanggung, - Bupati Temanggung HM Al Khadziq, menginstruksikan semua pegawai negeri sipil (PNS), untuk belanja di warung kakilima. Karena sektor ini sangat terpukul akibat penerapan PPKM Darurat Jawa-Bali, sebagai dampak dari pandemi Covid-19. 

"Sektor kakilima adalah salah satu tempat bergantung banyak penduduk, sehingga perlu diperkuat agar ekonomi sektor informal tetap bertahan. Sementara PNS itu ekonominya stabil tidak terpengaruh covid, maka dalam keadaan sulit begini mereka harus perduli membantu pihak yang susah, salah satunya dengan belanja di kakilima,"katanya Sabtu (17/7/2021). 

Permintaan Bupati HM Al Khadziq itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 012 Tahun 2021 tertanggal 16 Juli 2021. Isinya tentang gerakan peduli belanja bagi ASN, pegawai BUMD, Kepala Desa dan Perangkat Desa, di pedagang kaki lima (PKL), dalam masa pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat. 

"Dalam rangka mendukung kegiatan perekonomian masyarakat Kabupaten Temanggung, khususnya usaha sektor kecil dan menengah pada masa PPKM Darurat, Bupati mengeluarkan surat intruksi kepada seluruh seluruh pegawai negeri sipil (PNS), Pegawai BUMD, Kades, perangkat untuk belanja di pedangan kaki lima (PKL),"ujarnya Sabtu (17/7/2021) malam. 

Belanja ini dengan ketentuan dibawa pulang tidak dimakan di tempat, dan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Melalui cara ini diharapkan tercapai dua solusi, yakni perekonomian tetap berjalan namun tanpa meninggalkan prtokol kesehatan, sehingga paparan Covid-19 bisa ditekan. 

Dalam situasi sekarang semua pihak prihatin dan ikut berkorban menahan diri demi keselamatan bersama dari virus. Baik pedagang kakilima, pengusaha, dokter, paramedis, umat beragama, pelaku seni, Satpol PP, Polisi, TNI, sopir angkot, tukang ojek, dan lain-lain semuanya ikut berkorban.

"Semua perlu saling menguatkan antara satu dan lainnya, harus saling mong-tinemong karena semua adalah korban dari situasi covid ini. Kita sebagai pengendali momong pihak yang dikendalikan dan saya pun minta kepada masyarakat juga untuk ngemong keadaan, supaya tetap kondusif, aman terhindar dari bahaya Covid-19,"katanya.(RAD)

Pemkab Temanggung Keluarkan SE Larangan Mudik

Pemkab Temanggung, mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 007 tahun 2021 tentang larangan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah/2021, dan upaya pengendalian penyebaran corona virus disease (Covid-19). Hal itu sebagai bentuk antisipasi semakin merebaknya penularan virus yang menjadi pandemi di dunia ini.

"Larangan mudik itu kita bagi menjadi 3 kelompok, yaitu menjelang masa larangan mudik 25 April - 5 Mei 2021, masa larangan mudik 6 Mei - 17 Mei 2021, dan pasca larangan mudik 18 Mei-24 Mei 2021. Lalu ada larangan penggunaan atau pengoperasian sarana transportasi yang digunakan untuk kepentingan mudik, dan larangan mudik ini berlaku bagi pelaku perjalanan yang menggunakan sarana transportasi darat lintas kabupaten/provinsi,"kata Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Temanggung, Djoko Prasetyono, Rabu (28/4/2021).

Kendati demikian, selama periode menjelang dan pasca masa larangan mudik dikecualikan bagi kendaraan layanan distribusi logistik dan pelaku perjalanan dengan keperluan mendesak. Seperti perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka, ibu hamil dan kepentingan non mudik tertentu dilengkapi surat keterangan dari kepala desa/lurah.

Dikatakan, bagi pelaku perjalanan lintas kabupaten/provinsi wajib memiliki surat izin perjalanan/surat izin keluar masuk (SIKM) sebagai syarat perjalanan. Bagi instansi pemerintah, pegawai BUMN/BUMD,prajurit TNI dan anggota Polri harus melampirkan surat izin tertulis dari pejabat berwenang disertai tanda tangan basah/tanda tangan elektronik disertai identitas diri calon pelaku perjalanan.

Hal itu berlaku juga bagi pegawai swasta melampirkan surat izin tertulis dari pimpinan perusahaan dilengkapi tanda tangan basah/elektronik dan identitas diri. Bagi pekerja sektor informal dan masyarakat umum non pekerja harus melampirkan surat izin terulis dari kepala desa/lurah.

"Apabila tidak membawa surat sebagaimana dimaksud pada angka 1 pelaku perjalanan diarahkan atau diperintahkan untuk kembali ke daerah asal perjalanan.

Ini adalah tindaklanjut dari keputusan Satgas Pusat, Menteri Perhubungan terkait pengaturan pelarangan mudik. Jadi intinya selama masa pelarangan mudik boleh masuk Kabupaten Temanggung selama mengantongi izin,"katanya.

Bupati HM Al Khadziq Bersama Forkompimda Tinjau Penyekatan Kendaraan Pemudik

Bupati HM Al Khadziq bersama unsur Forkompinda, yakni Ketua DPRD Yunianto, Kajari Sunanto, Kapolres AKBP Benny Setyowadi, Dandim 0706 Letkol CZi Kurniawan Hartanto, dan Sekda Hary Agung Prabowo, meninjau penyekatan kendaraan pemudik di Kaliampo, Pringsurat, dan Pospam Kranggan.

Dalam kegiatan itu, dipantau pergerakan kendaraan terutama dari luar wilayah. Bupati bahkan sempat memeriksa pengendara kendaraan baik itu roda dua maupun roda empat berpat nomor luar wilayah. Ia sempat menanyakan daerah tujuan dan melihat KTP pengendara.

"Sesuai dengan instruksi dari Satgas Covid-19, tingkat nasional Pemkab Temanggung menerapkan larangan mudik Lebaran mulai tanggal 6 Mei sampai setelah Lebaran. Tapi sebelum tanggal 6 kita sudah mulai lakukan penyekatan-penyekatan untuk mengamankan masyarakat Kabupaten Temanggung dari penyebaran Covid-19. Bagi pemudik yang lewat Temanggung kita periksa semua, kita minta rapid tes bagi yang belum membawa surat-surat ,"ujarnya Senin (3/5/2021).

Menurutnya, setelah tanggal 6 Mei semua yang lewat akan diminta putar balik, bahkan semua pintu masuk Kabupaten Temanggung telah disiapkan posko untuk melakukan penyekatan. Larangan mudik di Temanggung diterapkan secara berjenjang baik di tingkat kabupaten, pintu masuk kecamatan sampai di tingkat desa. Semua pemudik akan diperlakukan sama tanpa kecuali.

Adapun untuk pemudik yang sudah tiba akan didatangi oleh petugas dari puskemas, didampingi oleh Babinsa, Babinkamtibmas, dari Polsek dan Koramil. Mereka akan diminta melakukan swab tes secara mandiri, bayar sendiri. Jika diketahui ada yang positif maka diwajibkan melakukan isolasi mandiri.

Kartika (20) pemudik dari Semarang yang hendak menuju Cilacap, diminta swab antigen, lantaran saat diperiksa tidak dapat menunjukkan surat antigen.

KELURAHAN PARAKAN KAUMAN DISEMPROT DISINFEKTAN

Masyarakat Diminta Tetap Tenang tapi Tidak Menyepelekan
TEMANGGUNG, Pemerintah Kabupaten Temanggung melalui Satgas Penanganan Corona Virus Kabupaten Temanggung menerjunkan petugas PMI guna melakukan penyemprotan cairan disinfektan di perkampungan padat penduduk di Kelurahan Kauman, Kecamatan Parakan. Hal ini sebagai tindak lanjut dari adanya penemuan klaster kondangan dan dari kampung Coyudan dan Situk.
Penyemprotan dilakukan secara menyeluruh di jalan-jalan kampung, hingga rumah ibadah yang ada di kampung tersebut. Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq pun terjun langsung untuk meninjau penyemprotan dan tampak melakukan diskusi dengan sejumlah warga. Mereka diimbau untuk tetap menaati protokol kesehatan, tenang tapi tidak menyepelekan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung Dwi Sukarmei menuturkan, penyemprotan telah dilakukan secara menyeluruh sejak pagi hari hingga sore hari. Dengan penyemprotan disinfektan ini setidaknya bisa meminimalisir risiko penularan.
"Kami imbau masyarakat tetap menjaga kebersihan, kesehatan agar bisa meminimalkan penularan, pakai masker, cuci tangan dan apabila tidak perlu sekali jangan keluar rumah," katanya Kamis (1/10/2020).
Lurah Kauman Parakan Bambang Sumardiyanto menambahkan, Kelurahan Kauman Parakan ini terdiri dari 16 RW. Dari 16 RW ini kasus covid-19 menyebar di 9 RW dan yang paling banyak di RW 13 yakni di lingkungan Coyudan. Dari klaster kondangan saat ini ada 30 orang yang positif.
Memang diakuinya, diawal ditemukannya kasus covid-19 di Kelurahan Kauman ini memang sempat membuat warga merasa ketakutan. Namun setelah dilakukan sosialisasi dan pendekatan terhadap masyarakat, saat ini masyarakat sudah mulai mengerti dan memahami.
"Paling banyak memang dari klaster kondangan itu, warga yang ikut kondangan ya paling banyak di Coyudan. Ketakutan pasti ada, harapan kami perekonomian tetap berjalan protokol kesehatan juga wajib dilakukan. Secara psikologis kami sudah memberikan pengertian kepada warga untuk tetap tenang tapi taat protokol kesehatan," katanya.
Ditegaskan juga mulai saat ini hingga menunggu situasi kondusif masyarakat Kelurahan Kauman diminta untuk tidak menyelenggarakan acara yang bisa menimbulkan kerumunan banyak orang. Baik kegiatan keagamaan, hajatan, pertemuan keluarga dan lain sebagainya.(RAD)

 

Tentang COVID-19

Corona Virus Disease

Apa itu COVID-19?

Corona Virus Disease 2019 atau yang biasa disingkat COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh SARS-CoV-2, salah satu jenis koronavirus. Penderita COVID-19 dapat mengalami demam, batuk kering, dan kesulitan bernafas.

Apakah CCOVID-19 Menular?

YA. Infeksi menyebar dari satu orang ke orang lain melalui percikan (droplet) dari saluran pernapasan yang sering dihasilkan saat batuk atau bersin. Jarak jangkauan droplet biasanya hingga 1 meter. Droplet bisa menempel di benda, namun tidak akan bertahan lama di udara. Waktu dari paparan virus hingga timbulnya gejala klinis antara 1-14 hari dengan rata-rata 5 hari.

Apa Penyebab COVID-19?

Sampai saat ini belum diketahui penyebab dari virus Corona, tetapi diketahui virus ini disebarkan oleh hewan dan mampu menjangkit dari satu spesies ke spesies lainnya, termasuk manusia. Diketahui virus Corona berasal dari Kota Wuhan di China dan muncul pada Desember 2019.

Bagaimana Gejala COVID-19?

Orang yang terinfeksi memiliki gejala ringan seperti demam, batuk, dan kesulitan bernafas. Gejala dapat berkembang menjadi pneumonia berat.

Bagaimana Cara Mencegah?

Tindakan pencegahan untuk mengurangi kemungkinan infeksi antara lain tetap berada di rumah, menghindari bepergian dan beraktivitas di tempat umum, sering mencuci tangan dengan sabun dan air, tidak menyentuh mata, hidung, atau mulut dengan tangan yang tidak dicuci. Segera hubungi Hotline jika Anda mengalami gejala atau memiliki riwayat perjalanan/berpergian dari Negara yang terjangkit.

Lakukan langkah berikut!

- Terapkan etika batuk atau bersin (dengan menutup mulut dan hidung). Jangan meludah sembarangan.
- Bersihkan benda yang sering disentuh.
- Gunakan masker jika Anda sakit dan segera ke fasilitas kesehatan terdekat
- Cuci tangan dengan sabun
- Konsumsi makanan bergizi dan olahraga
- Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang belum dicuci

Rumah Sakit Rujukan

RSUD Temanggung

RSUD Temanggung
Jalan Gajah Mada No. 1A, Sendang, Walitelon Sel., Kec. Temanggung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah 56219 Telp. (0293) 491119

Proses Mencuci Tangan

Siapkan air dan sabun

Cuci telapak tangan

Cuci sela-sela jari

Cuci ibu jari

Cuci punggung tangan

CUci pergelangan tangan

Video Terkait COVID-19


Jangan Mudik ATAU Putar Balik

Jangan Mudik ATAU Putar Balik

Penyemprotan Disinfektan Pasar Ngadirejo (18 Juni

Pembatasan Kegiatan Masyarakat Diperpanjang 14 Har

Gubernur Cek Kesiapan Penutupan Pasar di Temanggun

Bupati Sidak Pasar Modern dan Mini Market (14 Juni

Pasar Ditutup Sementara Untuk Disemprot Disinfekta

Sidak Pasar, Bupati Pastikan Penerapan Protokoler